» Latar Belakang
Hal yang mendasari rencana produk kredit ini adalah sebagaimana berikut:
- Segmen yang berjalan saat ini tingkat kompetisinya sangat ketat dan cenderung price war yang pada akhirnya mengurangi profitabilitas.
- Sebagai entry level atas rencana diversifikasi produk kredit yang tidak hanya terfokus kepada segemen yang sudah berjalan
- Rencana tersebut tentunya harus ditindaklanjuti dengan produk yang spesifik yang umumnya belum dikelola secara lebih serius oleh Bank lain.
- Peningkatan volume pertumbuhan kredit pada tahun 2005.
» Gambaran Umum Kredit Pekerja
Pembiayaan kredit ini umumnya untuk penggunaan konsumtif (short term facility) dengan pola penyaluran dan collection system sebagaimana umumnya produk kredit Kupeg. Hal yang membedakannya adalah target marketnya dimana pada tahap awal lebih difokuskan kepada para pekerja/operator pabrik sebagai entry level, dengan harapan pembiayaan/bisnis ini akan berlanjut kepada profile pekerja, profile manufacture/owners sebagai sebagai satuentitas.
Para pekerja/buruh dikontrak dengan sistem outsourcing adalah 6 (enam ) bulan dengan masa perpanjangan kontrak 2 (dua) kali masa kontrak dengan rata-rata gaji berkisar pada nominal sesuai UMR s.d 1,2 juta (gross)
Fitur Produk ini dapat dideskripsikan sebagai satu kesatuan sebagaimana berikut :
1. Kredit Pekerja
Produk ini terkait dengan potensi peluang niche market yang cukup potensial untuk dibiayai terkait akan peluang pembiayaan baik melalui koperasi karyawan maupun langsung ke end-user.
2. Tabungan Pekerja
Peluang ini juga erat kaitannya dengan sistem penggajian pada level pekerja dimana treatment yang diberikan tentunya harus disesuaikan dengan sumber pendapatan yang diterima.
3. Layanan Penggajian
Disamping sebagai potensi penambahan fee base income dan penambahan DPK melalui pengendapan dana, layanan penggajian ini erat kaitannya dengan kunci pengamanan atas source of repayment pemberian kredit pekerja nantinya
4. Batasan dan Skim Umum Fasilitas
Batasan dan skim umum fasilitas adalah sebagaimana berikut :
| Target market |
: |
Pekerja Industri |
Sektor Manufaktur |
: |
| 1. |
Garment, TPT |
| 2. |
Otomotif |
| 3. |
Farmasi |
| 4. |
Makanan |
|
Batasan Umum Pemberi Kerja/konsumer |
: |
| 1. |
Perusahaan telah berdiri minimal 10 tahun |
| 2. |
Telah teruji oleh krisis ekonomi 1997/1998 |
| 3. |
Mempunyai Manajemen SDM yang baik; antara lain indikasinya tidak ada gejolak/demo yang serius, tingkat turn over rendah. |
| 4. |
Orientasi market dalam negeri dan ekspor |
| 5. |
Mempunyai sistem pembayaran upah buruh/payroll yang baik |
|
Konsumen Akhir (end user) |
|
| 1. |
Masa kerja minimal 1 (satu) kali masa kontrak |
| 2. |
Tidak terikat pinjaman baik kepada koperasi pabrik/bank/maupun pinjaman perorangan |
| 3. |
Mendapat rekomendasi dari SDM pabrik/pemberi kerja |
|
Jangka Waktu |
: |
2 bln s.d 12 bulan, hal ini dikaitkan dengan masa kontrak kerja yang umumnya 6 (enam) bulan dengan masa perpanjangan maksimal 2 (dua) kali. |
Plafond Kredit |
: |
1 s.d 5 juta, pemberian batas maksimum plafond ini adalah dikaitkan dengan UMR yang berkisar di Nominal ± Rp 650 ribu untuk wil. Bandung & ± 720 ribu untuk wil. Jakarta |
Plafond Individual |
: |
Maksimum 50% (persentase gaji terhadap angsuran) |
Suku Bunga |
: |
24% s.d 30 % eff p.a, Pertimbangan pemberian suku bunga tersebut adalah :
| 1. |
Jangka waktu pinjaman yang relatif pendek |
| 2. |
Antisipasi risiko pemberian kredit ini (high risk high return) |
| 3. |
Pinjaman ini tidak dikenakan biaya administrasi & asuransi |
|
Biaya |
: |
Tanpa provisi & adm & asuransi (blended cost dengan suku bunga) Contoh : Pengajuan pinjaman 2 juta diterima debitur 2 juta juga |
Collection Fee |
: |
0,50% s.d 1,5 % (netto) dari collection angsuran yang diterima |
Booking Fee |
: |
1% s.d 1,25% (netto) dari aplikasi yang direalisasikan |
Pengikatan |
: |
Intern (satu kesatuan dengan form pengajuan kredit) |
Cara Pembayaran |
: |
Kuasa Potong Gaji/Payroll |
Jaminan |
: |
Kartu Jamsostek & Rekomendasi SDM pemberi kerja |
|